• Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Renungan

Harapan Yohanes Pembaptis

 

Harapan Yohanes Pembaptis


SATUHARAPAN.COM – Yohanes  Pembaptis di penjara (Mat. 11:2-11). Orang yang pernah begitu menggetarkan padang gurun Yudea tak lagi bisa bertemu dan menegur orang sesukanya. Dinding-dinding penjara telah membelenggunya.
Bisa jadi, terkait gaya hidupnya, pada awal-awal pemenjaraannya dia tak begitu mempersoalkan nasibnya. Sebab, dia dipenjara bukan karena tindak kriminal, tetapi karena gencar mengkritik. Sasarannya adalah Herodes—sang penguasa negeri. Ketika Herodes mengunjungi rumah Filipus di Roma, ia membujuk Herodias untuk meninggalkan Filipus dan menikah dengannya.
Di mata Yohanes Pembaptis, kesalahan Herodes tak boleh dibiarkan. Bagaimanapun, Herodes adalah pemimpin negeri. Jika kesalahan pemimpin dibiarkan, maka dia akan kehilangan kewibawaannya sebagai pemimpin. Jika pemimpin telah kehilangan wibawanya, apa lagi modalnya selaku pemimpin? Herodes ternyata tak suka kritikan. Dan penjara adalah jawabannya.
Nah, di penjara itu Yohanes Pembaptis mendengar tentang pekerjaan Yesus. Sepupunya itu telah menjadi terkenal. Yesus, orang Nazaret, yang pernah dibaptis olehnya itu, telah melakukan serangkaian mukjizat. Cuma, ini pertanyaannya, mengapa Yesus tidak peduli? Mengapa Dia tidak membebaskannya? Bukankah Dia punya kuasa.
Lupakah Yesus dengan peristiwa baptisan yang belum lama berselang. Jika tidak, mengapa Yesus tidak memberi perhatian kepadanya? Yohanes Pembaptis mengutus para muridnya untuk bertanya, ”Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?”
Atas pertanyaan itu, Yesus menegaskan bahwa Dialah Mesias sebagaimana nubuat Yesaya (Yes. 35:5-6). Namun, lanjut Yesus, ”Berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”
Yesus tampaknya hendak menyatakan bahwa Dia tetap Mesias. Memang, Sang Guru dari Nazaret itu belum mengunjungi sanaknya di penjara. Tetapi, Dia tetap Mesias. Mesias akan melakukan apa yang dipandang-Nya baik. Dan para penulis Alkitab mencatat, hingga akhir hidup Yohanes Pembaptis, dua bersaudara itu tak pernah bertemu lagi di dunia.
Dengan kata lain, harapan Yohanes Pembaptis tinggal harapan.

Yoel M. Indrasmoro

14 Dec 2013 ,written by Krist.DN
 

MINGGU, 15 DESEMBER 2013

 

WARTA GEREJA MINGGU, 15 DESEMBER 2013

I

WARGA TITIPAN

Majelis GKJ Jakarta telah menerima surat penitipan perawatan rohani dari GKJ Gandekan Surakarta bagi:
Anak ABIGAIL TU PUTRI ARYANTO Alamat: Pondok Ungu, Bekasi (Kelp. Marenca Bekasi, Pnt. Sigit Prasetyo)

II

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS ANAK & DEWASA

A. Majelis GKJ Jakarta akan mela-yankan  Sakramen Baptis (Anak) pada Minggu, 22 Desember 2013:
1.Pelayanan  Pk. 06.30 wib:
a).Keluarga ARDI DEWANTO WINANTYO PUTRO/TITA ENGGAR SARI mengajukan baptis bagi:
BAMA PRADIPTA
b) Keluarga DANTE RINGGANA KUSUMAH/SRI STHIRACITTA NANDINI mengajukan baptis bagi: RENATA DVIKA KUSUMAH
2.Pelayanan  Pk. 17.00 wib:
Keluarga SANJUNG PURNA/ RATNA KUMALA mengajukan baptis bagi ANGELICA CALLYSTA QUEEN
B. Majelis GKJ Jakarta telah menyerah-kan surat penitipan baptis anak kepada Majelis GKJ Mojosongo, Surakarta, bagi Kel. KRISTIAN BAGUS YUWONO/ ELMINA, yang akan membaptiskan anak KHRISNA KAREL TRI CAHYO WIBOWO, pada Minggu, 22 Desember 2013.

C. Majelis GKJ Jakarta akan melayankan Sakramen Baptis Dewasa pada Minggu, 29 Desember 2013 pk. 06.30 wib di GKJ Jakarta, bagi Sdri. DESI SARI NINGSIH

III

PENITIPAN PERAWATAN ROHANI

Majelis GKJ Jakarta telah mengirimkan Surat Permohonan Perawatan Rohani kepada Majelis GKJW Jemaat Pasumuwan, Malang, bagi:  YOSEF HYVEEL (Kelp. Pondok Kopi, Pnt. Sugiharjo).

IV

PENEGUHAN DAN PEMBERKATAN PERKAWINAN

Apabila tidak ada keberatan yang sah dari jemaat, saudara/saudari pasangan calon pengantin di bawah ini akan diteguhkan dan diberkati dalam perkawinan:
Sdr. KRISMARTANTO SUDARMO (Ang. Kelp. Cipinang Baru, Pnt. Hariadi Budi K.) dengan  Sdri. THERESIA HERAWATI (Ang. GPDI Klaten).

Peneguhan pernikahan dan pemberkatan perkawinan akan dilayankan oleh  Pdt. Fanuel Karyagung, pada Sabtu, 21 Desember 2013 pk. 08.00 wib di GPDI Klaten.

V

WARGA PINDAH

Majelis GKJ Jakarta telah mengirimkan Surat Atestasi (pindah) kepada Majelis GKJ Nehemia, Jakarta Selatan, bagi:
Bp. MAS SOESANTO beserta isteri (MARIE PALAR).

VI

POKOK DOA SEPEKAN

A). Warga sakit:
1.    Ibu Oemi Suharto (Jatiwaringin), pemulihan di rumah.
2.    Ibu Rahyo Saputro (Cempaka Baru), pemulihan di rumah
3.    Bp. Tukimin (Cip. Muara), pemulihan di rumah.
4.    Sdr. Cahyo Adi Susantyo (Kemayoran II), sakit di rumah.
5.    Ibu Suryono Putro (Perumnas Klender), sakit di rumah.
6.    Ibu Suratmi  PD (Perumnas Klender), penyembuhan di rumah.
7.    Ibu Surarti Danardi (Utan Kayu), sakit di rumah.
8.    Bp. Edy Sutopo (Utan Kayu), pemulihan di rumah
9.    Ibu Sapongo (Rama Timur), pemulihan di rumah.
10.    Bp. Endro Darwinto (Pondok Kelapa), pemulihan di rumah.
11.    Ibu Tutiek Notosudirdjo (Perc.Negara), di rumah.
12.    Bp. Suganjar (Percetakan Negara), di rumah.
13.    Ibu Sardjono (Percetakan Negara), sakit di rumah.
14.    Bp. Sundoro (Rama Barat), di rumah.
15.    Ibu Fauzi (Cipinang Baru), sakit di rumah.
16.    Ibu Praptiningsih (Percetakan Negara), di pemulihan di rumah.
17.    Ibu Sri Ningsih (Bintara), perawatan di rumah.
18.    Ibu Yani Harto (Cimanggis), Cuci darah rutin.
19.    Ibu Harimukti Sambuyu (Kesatrian), sakit di rumah.
20.    Bp. Adianto Nainggolan (Pondok Bambu), di RS Harum.
21.    Sdr. Himawan Prasetyo (Cip. Baru), pemulihan di rumah.
22.    Bp. Sutarno (Cip. Muara), sakit di rumah.
23.    Bp. Hadi Santoso (Kesatrian), pemulihan di rumah.
24.    Bp. Parmin Krisnanto (Cipinang Muara), pemulihan di rumah.
25.    Sdri. Reni Nuraeni (Perumnas-Klender), di pemulihan di rumah.
B). Bangsa & Negara
·    Korban Bencana Topan Haiyan
·    Korban Bencana Gunung  Sinabung, Sumut.
·    Kasus Korupsi & Ketidakadilan
·    Persiapan Pemilu 2014
·    Penataan Kota Jakarta oleh Gubernur & Wakil Gubernur.

C). Gereja
·    Renovasi Gedung GKJ Jakarta
·    Panitia Adven-Natal 2013.

VII

PELAYANAN PAROKIAL & KATEGORIAL PENDETA

1). Berdasarkan keputusan rapat MPL, 6 Desember 2013,  mulai 1 Januari 2014 terdapat pergantian pelayanan parokial para pendeta:
Pdt. Yoel M. Indrasmoro S.Th.– Wilayah Rawamangun A
Pdt. Neny Suprihartati M.Th.– Wilayah Rawamangun B
Pdt. Hosea Sudarna S.Th. --  Wilayah Rawamangun C

2). Sedangkan Pelayanan Kategorial adalah:
Pdt. Yoel M. Indrasmoro S.Th. – Komisi Anak/Pra Remaja
Pdt. Neny Suprihartati M.Th. – Komisi Warga Dewasa & Adiyuswa
Pdt. Hosea Sudarna S.Th. – Komisi Remaja & Pemuda

3). Pelayanan Bidang adalah:
Pdt. Yoel M. Indrasmoro S.Th.  – Bidang Pembinaan
Pdt. Neny Suprihartati M.Th. – Bidang Peribadahan dan Liturgika
Pdt. Hosea Sudarna S.Th. – Bidang Kesaksian dan Pelayanan

VIII

IBADAH NATAL

Ibadah Natal tahun 2013 akan  diadakan hanya 1 (satu) kali  ibadah, pada:
Hari/tgl    :  Rabu, 25 Desember 2013
Waktu     :  pk. 07.30  wib
Tempat   :  Ruang Ibadah GKJ Jakarta
Mohon dukungan doa dan kehadiran seluruh jemaat GKJ Jakarta.
IX
PELAYANAN PENDETA KELUAR
1.    Pdt.Hosea Sudarna S.Th. melayani Firman Tuhan/ibadah di di GKJ Gandaria, pk.07.00 & 17.00 wib.
2.    Pdt. Neny Suprihartati M.Th. melayani Firman Tuhan/ibadah di GKJ Bogor, pk. 07.00 wib.

X

PANITIA BULAN KELUARGA 2013

Panitia Bulan Keluarga 2013 mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh jemaat GKJ Jakarta dan UPK/Komisi pada kegiatan-kegiatan selama Bulan Keluarga.

XI

KOMISI ANAK  - PENGUMUMAN IBADAH TUTUP & BUKA TAHUN 2013/2014

1). Diberitahukan kepada Orang Tua Jemaat Anak & Pra Remaja bahwa ibadah rutin hari Minggu, 22 Desember 2013 sampai dengan 12 Januari 2014 dapat bergabung bersama Orang Tua.
2). Ibadah Syukur Tutup Tahun 2013 & Buka Tahun 2014 akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Januari 2014 pukul 16.00 wib s/d selesai.
Untuk itu kami mengundang seluruh Jemaat Anak & Pra Remaja agar hadir pada Ibadah Syukur tersebut. Dan selanjutnya ibadah rutin hari Minggu pukul 06.30 wib, akan kembali dilaksanakan sebagaimana biasa mulai hari Minggu, 19 Januari 2013.
Terima kasih atas perhatiannya.

XII

KOMISI IBADAH BIDANG DOA

Komisi Ibadah Bidang Doa mengundang warga jemaat untuk menghadiri Persekutuan Doa Pagi, pada:
Hari,tgl.  : Rabu, 18 Des. 2013
Waktu    : Pk. 05.30 s.d. 06.00 WIB
Tempat  : GKJ Jakarta
Firman   : Bp. Robert Sugihardjo
(Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan - pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat, Ibrani  10:25 )
Terima kasih atas partisipasi dan keha-dirannya.

XIII

KOMISI  ADIYUSWA

Pertemuan Adiyuswa hari ini, Minggu, 15 Des. 2013 a.l. diisi dengan acara Cross Cadeau seharga + 15.000 (tidak dalam bentuk makanan) dibungkus kertas Koran.
Pengurus mengundang:
1.    Ibu Debora S. Purwowiyoto
2.    Ibu Niek Haryati
3.    Ibu Sri Arini Djatmiko
4.    Bp. Hersubeno
5.    Ibu Darminah Rasidi
6.    Ibu Surastri Sindoro
7.    Ibu Sulistiati Suprodjo
8.    Ibu Sugiarti Setyono
9.    Ibu Agustina Natalisa
10.    Ibu Sumiyati Coek Soeharto
Juga mohon kehadiran para Adiyuswa yang lain.


14 Dec 2013 ,written by Nikimaserika
 

Kita Mesti Telanjang

 

Kita Mesti Telanjang


SATU HARAPAN.COM – Pada Minggu Adven I (1 Desember 2013) kita akan kembali mendengarkan seruan Yesaya: ”Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang Tuhan.” (Yes. 2:5). Seruan itu bernada undangan, bukan paksaan. Undangan sekaligus peringatan tentang pentingnya berjalan dalam terang Tuhan.
Hanya dalam teranglah manusia dapat melihat. Manusia mampu melihat sejauh ada cahaya yang tertangkap retina. Tanpa terang, mustahil manusia dapat melihat. Dan hanya dalam teranglah, manusia dapat percaya diri dalam menentukan langkah hidupnya. Dalam gelap, yang dapat kita lakukan hanyalah meraba-raba penuh keraguan.
Dalam terang Tuhan berarti Dialah yang menerangi jalan kehidupan kita. Dengan kata lain, Allahlah yang menunjukkan jalan-jalan-Nya kepada kita. Ketika mengambil keputusan, kita mengambil keputusan berdasarkan terang Tuhan. Ringkasnya kita hidup dalam terang Tuhan!
Bicara soal hidup, tentulah kita paham bahwa hidup tidaklah abstrak. Hidup merupakan kegiatan sehari-hari. Hidup dalam terang Tuhan harus maujud dalam tindakan-tindakan konkret.
Yesaya menyatakan akan ada masa di mana orang-orang akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas. Pedang dan tombak sebagai alat perang itu tidak lagi disimpan untuk dipakai di masa perang, tetapi diubah menjadi alat-alat pertanian.
Ada perubahan bentuk. Alat-alat perang yang di gudang diubah. Dari alat perang menjadi alat produksi. Dari alat yang membinasakan (pedang), menjadi alat yang menumbuhkan (mata bajak). Dari alat pembunuh (tombak) menjadi alat pemelihara (pisau pemangkas).
Pada titik ini, hidup tak lagi diisi dengan keinginan untuk menghancurkan, tetapi membangun; bukan mematikan, tetapi menghidupkan; dan bukan merampas kehidupan, tetapi memberi kehidupan kepada pihak lain. Inilah salah satu tindakan konkret demi tercapainya damai sejahtera. Juga di bumi Indonesia ini.
Dan untuk mewujudkannya, mengutip syair Ebiet, ”Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih, suci lahir dan di dalam batin.”


Yoel M. Indrasmoro

30 Nov 2013 ,written by Nikimaserika
 

Dialah Tuhan Keadilan Kita

 

Dialah Tuhan Keadilan Kita

Ada orang yang mengatakan, “di dunia ini tidak ada satu pun orang yang berlaku adil, bahkan Tuhan pun tidak adil!”.
Hal demikian mungkin terjadi manakala seseorang banyak melihat kasus-kasus ketidakadilan sudah masuk dalam semua ranah kehidupan; baik dalam segi politik, ekonomi, hukum ataupun kehidupan sosial bermasyarakat. Dalam hubungannya dengan Tuhan, ketika seseorang mendapat pergumulan yang sulit, dia juga akan mengatakan bahwa Tuhan tidak adil. Hal-hal seperti ini akan membuat seorang pesimis memandang hidup, sehingga tidak melakukan keadilan dalam dunia.
Lihatlah Tuhan, menurutnya keadilan bukan hanya memberikan apa yang baik untuk mereka yang baik dan memberikan yang buruk untuk mereka yang jahat. Tuhan itu adil, ketika ada yang berbuat kesalahan, para gembala yang membiarkan kambing domba-Nya tercerai-berai, Tuhan tetap menghukumnya (Yeremia 23:1-2). Semua orang sama dimata Tuhan, tidak memandang siapa dia, bagaimana dia, apa profesinya, apa jabatannya. Pemimpin sekalipun ketika melakukan kesalahan, Tuhan tetap menghukumnya. Bukan hanya itu saja, Tuhan juga mengorbankan anak-Nya yang tunggal, Yesus Kristus mati di kayu salib untuk keselamatan seluruh umat manusia.
Tuhan keadilan kita, keadilan dapat dikatakan keadilan ketika keadilan itu dilakukan dengan tindakan untuk memperdamaikan semua orang[.]


Tyas Amalia

 

23 Nov 2013 ,written by Nikimaserika
 

Tetapkanlah Dalam Hatimu dan Lakukanlah Kebaikan

Tetapkanlah Dalam Hatimu dan Lakukanlah Kebaikan

Apa yang akan Anda lakukan jika Anda tahu besok adalah hari Tuhan? Pertanyaan ini seringkali membuat orang bingung dan cemas. Banyak jawaban yang muncul, ada yang mengatakan, ‘”saya akan rajin beribadah”, “saya akan menyumbangkan seluruh harta saya”, atau“saya akan bertobat saat ini juga”. Jawaban yang ada menggambarkan bagaimana seseorang akan mempersiapkan dirinya dalam menghadapi hari penghakiman itu.
Pertanyaan dan jawaban itu mungkin sering terjadi dalam kehidupan kita, karena sudah banyak cerita dan banyak orang meramalkan kapan hari Tuhan itu datang. Tindakan Tuhan yang penuh kuasa adalah benar, namun sampai sekarang hari Tuhan itu belum terjadi, manusia tidak akan pernah tahu kapan hari penghakiman itu datang.
Seorang yang percaya kepada Tuhan adalah seorang yang senantiasa setia melakukan segala  kehendak Tuhan tak terkecuali melakukan kebaikan untuk semua orang. Dalam 2 Tesalonika 3:13 dikatakan,“ Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik”. Berbuat kebaikan bukan hanya karena tahu hari Tuhan akan datang, tetapi ketika hari Tuhan itu datang, seorang yang senantiasa setia melakukan kebaikan justru akan beroleh kebahagiaan dan sukacita yang besar.
Menetapkan dalam hati dan melakukan kebaikan kepada semua orang janganlah ditunda, selagi ada kesempatan hidup di dunia. Dimulai dari  diri sendiri , dimulai dari yang kecil, dimulai dari sekarang [.]
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang (Filipi 4:4-5).

Tyas Amalia

16 Nov 2013 ,written by Nikimaserika
 


Page 1 of 29