• Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Artikel

TATA IBADAH PENTAKOSTA “RIYAYA UNDHUH-UNDHUH”, MINGGU, 20 MEI 2018; PUKUL 08.00 WIB

Tema: “Roh Kudus Telah Datang Untuk Menyatakan Kebenaran ”

PERSIAPAN

- Umat,  pemimpin ibadah dan anggota majelis mempersiapkan diri untuk beribadah

- Lonceng berbunyi, 1 kali

- Pembacaan warta gereja

- Saat Teduh

- Tarian memasuki ruang ibadah, diiringi instrumen gamelan KJ 233

- Lonceng berbunyi 3 kali, umat berdiri menyanyikan:

Roh Kudus Turunlah - KJ 233:1–3

1.Roh Kudus,  turunlah dan tinggal dalam hatiku,

Dengan cahaya kasih-Mu terangi jalanku!

Api-Mulah pembakar jiwaku,

Sehingga hidupku memuliakan Tuhanku.

2.Bagaikan surya pagi menyegarkan dunia

Kuasa-Mu membangkitkan jiwa layu dan lemah.

Curahkanlah berkat karunia

Jadikan hidupku pada-Mu saja berserah!

3.Syukur pada-Mu, Roh Kudus, yang sudah memberi

Bahasa dunia baru yang sempurna dan suci,

Jadikanlah semakin berseri

Iman dan pengharapan serta kasih yang bersih.

-Prosesi Pengkhotbah dan anggota Majelis masuk ke ruang ibadah,

-Seorang anggota Majelis menyalakan Lilin Ibadah. dari Lilin Paskah

-Penyerahan Alkitab besar dari Pendamping Pengkhotbah kepada Pengkhotbah.

 

KATA PEMBUKA

PP :Pentakosta berasal dari bahasa Yunani pentekoste “kelimapuluh,” dan merupakan hari raya terbesar kedua dalam tradisi Yahudi. Perayaannya adalah satu hari penuh pada akhir musim petik gandum, dan merupakan saat sukacita dan syukur kepada Tuhan (Kel. 34:22). Pentakosta menjadi hari penting dalam tradisi Gereja, yaitu sebagai hari Kedatangan Roh Kudus atas murid-murid dan pengikut Kristus yang pertama. Roh Kudus atau Penolong yang dijanjikan Yesus untuk menyatakan kebenaran melalui para murid-Nya, termasuk kita saat ini.

 

VOTUM

P: Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN yang menciptakan langit dan bumi.

U: [Menyanyikan: “Amin, Haleluya” KPJ 446 = NKB 226 ]

SALAM

P: Tuhan beserta Saudara.

U: Beserta Saudara juga

NYANYIAN: Hai Umat Nyanyilah/Sumangga, Pra Kanca  (KJ 232:1, 4/ KPJ 293:2, 3)

KJ 232:1

Hai umat, nyanyilah, rayakan hari ini !

Mujizat Allahmu masyurkanlah di sini!

T’lah turun Roh Kudus membangkit laskar-Nya;

Semoga kitapun semua tergerak.

 

KPJ 293:2

Kang paring Roh Suci angenggalaken budi

Nuntun ulah-tresna mring sagung sesami

Nbabarken kraharjan, nyirik kekerasan

KJ 232 :4

Yang hidup oleh Roh, yang bangkit oleh Firman

Dan oleh kurnia berbuah kar’na iman

Muliakan Allahmu dan puji kasih-Nya,

Yang baru dan segar selama-lamanya.

 

KPJ 293:3

Memuji tan kendhat wah ngundangken sih-rahmat

Sang Roh Suci uga mbelani tyang pracaya

Mrih tan badhe semplah, nging sengkut makarya

Mrih Kratoning Allah binabarna wrata

DOA PENGAKUAN DOSA (Macapat)                            Umat Duduk

NYANYIAN: Ya Allah Bapa  KJ 23:1-3

1.Ya Allah Bapa di sorga mahatinggi,

Puji sembah dan syukur bagi-Mu.

Mahabesar, mulia nama-Mu

Dan kuasaMu kekal selamanya.

 

2.Aku berlutut dan doa kupanjatkan,

‘ku bertelut memohona rahmat-Mu

Ampunilah segala dosaku

Dan limpahkanlah berkat anugerah.

3.Aku naikkan puji syukur dan doa ini

Demi nama Tuhanku Penebus,

Putra kekal, abadi dan kudus

Jurus’lamatku dan Raja semesta

BERITA ANUGERAH

P: Roma 8:1-2

(umat berdiri dan menyanyikan Bersukacitalah Selalu,

berulang-ulang sambil bersalam)

PELAYANAN FIRMAN                                                 Umat Duduk

-Doa Mohon Penerangan Roh Kudus

P: Ya Allah, Sang Pencipta, curahkanlah Roh-Mu yang Kudus ke dalam hati dan pikiran kami, agar dapat memahami kehendak-Mu. Karuniakanlah Roh-Mu yang Kudus agar kami memiliki semangat dan keberanian untuk mewujudnyatakan Firman-Mu dalam hidup dengan sesama, dan setia berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu. Dalam Kristus, Firman yang menjadi manusia, kami berdoa.

P+U: Amin

-   Pembacaan Alkitab

 Bacaan I :   Kisah Para Rasul 2:1-21

Ptg: Demikianlah sabda Tuhan.

U  : Puji syukur kepada Allah

 Mazmur Tanggapan : Mazmur 104:24-35, 35b (Dinyanyikan dari Buku Bermazmurlah Bagi Tuhan-Tahun B halaman  124 – 126)

 Bacaan II : Roma 8:22-27

Pnt: Demikianlah sabda Tuhan.

U: Puji syukur kepada Allah

Aklamasi Injil: Haleluya! (lagu rakyat Syria - Umat Berdiri)

(Saat umat menyanyikan Haleluya, PP membawa Alkitab ke tengah gedung gereja diikuti oleh Pelayan Firman di belakangnya. Setelah tiba di titik tengah, PP menghadap altar sambil membuka Alkitab dan di hadapannya Pelayan Firman berdiri untuk membacanya. Umat mengarahkan pandangan kepada Alkitab besar.)

 Bacaan Injil:

PF: Dengarlah Injil Tuhan Yesus Kristus menurut Yohanes 15:26-27; 16:4b-15

U : Hati kami terbuka bagi sabda-Nya!

PF: (Membacakan Injil)  Inilah Injil Tuhan kita Yesus Kristus!

U : Terpujilah Kristus Tuhan kita!

Respons Umat: Haleluya! (Lagu Rakyat Syria)

(Saat umat menyanyikan Haleluya, PP dan PF kembali ke tempat Khotbah)

NYANYIAN: Di Hari Pentakosta  (KJ 234:1–4)

1.Di hari Pentakosta Roh Kudus turunlah

Mengajar murid Yesus berkata, bekerja.

2.Roh Kudus berbicara di dalam hatiku,

mengajar dan menolong dan menyertaiku.

3.‘Ku suka mendengarkan suara Roh Kudus

Yang mengajarkan aku mengikut Penebus

4.Roh Kudus yang terkasih kuminta sabda-Mu,

Tetap setiap hari diami hatiku

PENGAKUAN IMAN RASULI                                       Umat Berdiri

DOA SYAFAAT                                                             Umat Duduk

P:(doa diakhiri dengan perkataan: “……dalam pengasihanMu, kami mohon…”)

U:dengarkanlah permohonan kami. Amin

DOA BAPA KAMI

(dinyanyikan dalam 2 bahasa: bahasa Indonesia bagi yang tidak biasa berbahasa Jawa dan bahasa Jawa bagi yang biasa -- beribadah -- bahasa Jawa, umat berdiri dan bergadengan tangan).

PADUAN SUARA:  PS PAWESTRI

PERSEMBAHAN                                                           Umat Duduk

•Ayat pengantar: 1 Tawarikh 29:9a

“Rakyat memberi dengan rela hati kepada TUHAN dan mereka gembira karena telah banyak yang mereka persembahkan” (BIMK)

•Prosesi persembahan Undhuh-undhuh diringi nyanyian Inilah Hari Kelima Puluh  (KJ.241:1-4)

•Penyampaian persembahan diiringi instrumentalia.

•Nyanyian:  Inilah Hari Kelima Puluh  (KJ.241:5)

•Doa   (umat berdiri)

NYANYIAN: Apinya Berkobar Dalam Hidupku (NKB 104 : 1-4) Umat Tetap Berdiri

1. Api-Nya berkobar dalam hatiku,

‘Ku girang kar’na Yesus yang memb’ri

Dihangatkan jiwaku, tak perlu ‘ku mengeluh

darah-Nya membasuh diriku bersih.

Ref: Api-Nya terang, jiwaku senang,

muliakanlah Tuhan-ku;

Haleluya bergemar, Yesus Raja yang benar,

ApiNya berkobar dalam hatiku.

 

2. Api-Nya berkobar dalam hatiku,

gembira hatiku selamanya.

‘Ku bersaksi berseru : “Yesus Juruselamatku”

kar’na ‘ku berpegang pada janji-Nya.

Ref. ...

 

3. Api-Nya berkobar dalam hatiku

Jiwaku s’lamat kar’na kuasa-Nya

Nyala  kasih dalamku, mengalahkan seteru;

Roh memimpin hidupku seluruhnya.

Ref.:

 

4. Api-Nya berkobar dalam hatiku

dinyalakan iman, harapanku

‘Ku bersaksi bagi-Nya, muliakan nama-Nya

Agar nyata kasih Kristus, Tuhanku

Reff:

PENGUTUSAN

P: Arahkanlah hatimu kepada dunia!

U: Kami mengarahkan hati  kepada dunia.

P: Roh Kudus telah dicurahkan bagi kita untuk menyatakan kebenaran.

U: Kami membuka hati agar Roh Kudus memampukan kami menjadi penolong bagi sesama.

P: Terpujilah Allah—Bapa, Anak, dan Roh Kudus!

U: Yang tidak pernah memisahkan kami dari kasih-Nya sekarang  dan selama-lamanya.

 

BERKAT

P:TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil.6:24-26)

U:Amin  (GB 402c) 3x

PENUTUP

-Umat Duduk

-Pengkhotbah menyerahkan Alkitab Besar kepada Pendamping Pengkhotbah

-Seorang aanggota Majelis mematikan lilin ibadah.

-Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju keluar bersama punakawan, penari dan gunungan.

-Lonceng berbunyi.

 

Komibdh/gkjjkt/05/18

19 May 2018 ,written by Nikimaserika
 

BACAAN ALKITAB TGL. 21-27 MEI 2018

Senin, 21 Mei 2018

Yoel 2:18-29;

Mazmur 104:24-34; Markus 10:17-27


Selasa, 22 Mei 2018

Kejadian 11:1-9;

Mazmur 104:24-34; Markus 10:28-31


Rabu, 23 Mei 2018

Yehezkiel 37:1-14;

Mazmur 104:24-34; Markus 10:32-45


Kamis, 24 Mei 2018

Yesaya 1:1-4, 16-20;

Mazmur 29; Lukas 1:29-56


Jumat, 25 Mei 2018

Yesaya 2:1-5;

Mazmur 29; Markus 11:11-26


Sabtu, 26 Mei 2018

Yesaya 5:15-24;

Mazmur 29; Markus 11:27-33


Minggu, 27 Mei 2018

Yesaya 6:1-8; Mamur 29;

Roma 8:12-17; Yohanes 3:1-17

19 May 2018 ,written by Nikimaserika
 

BACAAN ALKITAB TGL. 14-20 MEI 2018

Senin, 14 Mei 2018

Keluaran 28:29-38;

Mazmur 115; Yohanes 16:29-33

 

Selasa, 15 Mei 2018

Bilangan 8:5-22;

Mazmur 115; Yohanes 17:1-11a

 

Rabu, 16 Mei 2018

Ezra 9:9-15;

Mazmur 115; Yohanes 17:11b-19

 

Kamis, 17 Mei 2018

Kejadian 1:4b-7;

Mazmur 33:12-22; Yohanes 17:20-26

 

Jumat, 18 Mei 2018

Ayub 37:1-13;

Mazmur 33:12-22; Yohanes 21:15-19

 

Sabtu, 19 Mei 2018

Keluaran 15:6-11;

Mazmur 33:12-22; Yohanes 7:37-39

 

Minggu, 20 Mei 2018

Kisah P. Rasul 2:1-21; Mazmur 104:24-34, 35b;

Roma 8:22-27; Yohanes 15:26-27, 16:4b-15

12 May 2018 ,written by Nikimaserika
 

Arahkanlah Hatimu Kepada Dunia dan Jadilah Saksi”

“Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. (Yoh. 17:15)

Tema di atas menyadarkan saya pada firman Tuhan, “Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku." Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah." (Luk.9:61-62)

Membajak, artinya bekerja. Jika ladangnya ladang Tuhan ya bekerja berarti melayani. Ketika kita akan bekerja, melayani wajar kalau kita harus konsentrasi, mengarahkan diri pada sasaran, bergerak/beraktivitas dan FOKUS.

Karena kita mengikut-Nya, melayani berarti melakukan pekerjaan-Nya. Jadi saat kita bekerja “mengarahkan hati kepada dunia”, maksudnya:

Pertama, Fokus pada dunia tapi tidak meninggalkan-Nya (melupakan/mengabaikan-Nya ). Ia yang kita ikuti dan yang menyertai. Jadi mengarahkan hati kita kepada dunia, bukan berarti lalu tidak mengarahkan hati dan pikiran kita kepada Tuhan. Tidak. Kita tetap mengarahkan hati kita kepada-Nya.

Kedua, Allah Bapa mengutus Tuhan Yesus ke dunia (lih. Yoh. 17: 18; 20:21), INKLUSIVE. Artinya Ia hadir, memperkenalkan diri, melihat, merasakan,  memahami dunia dan melakukan/berkarya sesuai misi yang diembannya bagi dunia, sesuai  dengan kebutuhan dan permasalahan dunia.  Demikianlah mestinya gereja, kita sebagai persekutuan orang percaya, sebagai Tubuh Kristus. Dimanapun kita diutus untuk melayani/berkarya bagi-Nya

Dan yang ke tiga, misi yang diemban Tuhan Yesus untuk melakukan tindakan TRANSFORMATIF (Yoh. 17:19; 3:16). Artinya Yesus datang kedunia (kepada manusia) untuk mentransformasikan. Ia hadir untuk menguduskan dan  menyelamatkan, menolong manusia dari kondisi tidak selamat menjadi selamat (dari dalam kegelapan ke terang). Dari kondisi tidak mengerti/paham dan tidak peduli menjadi paham dan peduli; dari kondisi tidak baik/kudus menjadi baik dan kudus. Dari 15  Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Kondisi tidak berdaya menjadi berdaya (bagi diri sendiri dan orang lain), Inilah yang perlu mendapat perhatian ketika kita mengarahkan hati kita kepada dunia dan menjadi saksi-Nya.

Di akhir tahun yang lalu, beberapa pemuda GKJ Jakarta  mengadakan perkunjungan ke daerah Karangjoso, Kutoarjo. Dari perkunjungan pemuda itu ditemukan permasalahan yang perlu ditolong, yaitu masalah kesehatan. Ketika kemudian merencanakan untuk melakukan pelayanan ke daerah tersebut,  dipikirkan dan disepakati untuk melakukan perkunjungan dan memperhatikan lebih jauh serta melakukan komunikasi lebih lanjut. Dalam perkunjungan para pemuda yang kedua, memperlihatkan bahwa mereka lebih serius dan fokus untuk melayani di daerah tersebut. Ternyata, setelah mereka kembali dari perkunjungan yang kedua, diperoleh dan dilaporkan bahwa mereka bukan hanya butuh pengobatan (pelayanan kesehatan), melainkan juga kebutuhan air bersih, ketrampilan-ketrampilan yang memungkinkan mereka lebih berdaya, pembinaan guru/pembina sekolah Minggu, kebutuhan akan

informasi (membaca/perpustakaan) dan bahkan permasalahan lain.  Akankah mereka lalu mundur karena ternyata banyak masalah yang ditemukan? Tidak. Mereka ingin mengarahkan hati dan pikirannya ke sana. Mereka justru ingin lebih fokus untuk menjadi saksi-Nya di Karangjoso, Kutoarjo, Purworejo. Akankah kita turut serta (walau dalam doa)? Jika jawabnya: ya, maka kita turut mengarahkan hati kita pada dunia dan menjadi saksi-Nya. Tuhan memberkati. Amin.

Pdt. Hosea Sudarna

12 May 2018 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU PASKAH VII MINGGU, 13 MEI 2018

Tema: “Arahkanlah Hatimu Kepada Dunia dan Jadilah Saksi”

P: Pemimpin Ibadah; Pnt: Penatua; Dkn: Diaken; U: Umat

PERSIAPAN

-Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

-Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

-Lonceng berbunyi

-Pembacaan warta gereja

-Lonceng berbunyi, umat berdiri menyanyikan “Atas Bumi Nan Permai” (NKB 32a:1-2)

-Prosesi Pengkhotbah, anggota majelis dan petugas ibadah masuk ke ruang ibadah

-Seorang anggota Majelis menyalakan lilin ibadah dari Lilin Paskah

-Pendamping Pengkhotbah menyerahkan Alkitab besar kepada Pengkhotbah.

 

 

KATA PEMBUKA

PP: Thomas Merton, seorang biarawan Amerika menyatakan “Kita bertemu Allah dalam kesunyian dan kontemplasi bukan sebagai pertapa, melainkan sebagai orang yang hidup dalam dunia ramai”. Bagi Merton, dunia dengan segala hal yang ada padanya, bukanlah untuk dihindari. Justru di tengah dunia itulah kita dipanggil untuk menunjukkan kehidupan dalam kekudusan. Untuk itulah Yesus memohon kepada BapaNya, bukan untuk mengambil para murid dari dunia, tetapi untuk menjaga mereka sebagai saksi di dunia.

 

VOTUM

P :   Ibadah Minggu Paskah ke-tujuh ini berlangsung dengan pengakuan bahwa pertolongan kita adalah di dalam nama Tuhan yang menciptakan langit dan bumi.

U :  Menyanyikan “Amin” (GB 402a )

 

SALAM

P :  Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara. (1 Kor 1:3)

U :  Juga menyertai saudara

 

NYANYIAN UMAT: “Atas Bumi Nan Permai” (NKB 32a:3-4)

PENGAKUAN DOSA Umat Duduk

Pnt.: Di hadapan-Mu ya Tuhan Allah, kami mengaku dosa atas sikap hidup kami yang eksklusif. Kami telah menerima anugerah keselamatan dan kebaikan yang tak pernah kering karena kasih-Mu yang besar. Namun kami tak memberi kesaksian sebagai orang-orang yang telah menerima semua itu. Hidup kami serupa dengan orang lain yang tak percaya kepada-Mu. Kecurangan, egoisme, dan ingin menang sendiri masih menguasai hati dan perbuatan kami, sehingga orang gagal melihat citra Allah dalam diri kami. Ampunilah kami, karena kesaksian hidup kami tidak memuliakan Engkau. Kasihanilah kami dan tolonglah kami mengubah hidup ini, agar kami menjadi saksi-Mu yang setia di manapun kami hadir dan berkarya. Dalam pengasihan-Mu, dengarkanlah pengakuan ini.

Pnt+U: AMIN

 

NYANYIAN: “Tuhanku Bila Hati Kawanku” (KJ 467:1-3)

 

BERITA ANUGERAH

P : Kolose 1:19-22

(Umat berdiri menyanyikan Bersukacitalah Selalu  berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

 

PELAYANAN FIRMAN Umat Duduk

- Doa Mohon Pertolongan Roh Kudus

P : ... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi manusia, kami berdoa

U : Amin

- Pembacaan Alkitab

? Bacaan I:Kisah Para Rasul 1:15-17, 21-26

PP: Demikianlah SabdaTuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

 

- Bacaan Tanggapan:  Mazmur  1, dinyanyikan dari Bermazmurlah Bagi Tuhan-Tahun B, hlm 1-2

 

- Bacaan II : 1 Yohanes 5:9-13

Pnt : Demikianlah Sabda Tuhan

U   : Puji Syukur kepada Allah

- Bacaan  III:  Yohanes 17:6-19

P : Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U : menyanyikan “Haleluya!”

• Khotbah

• Nyanyian Respons: “Siapakah Yang Mau Di Utus” (GB 98) 2x

Pertama: Prokantor, Kedua: semua)

PENGAKUAN IMAN RASULI Umat berdiri

 

DOA SYAFAAT Umat Duduk

P :(doa diakhiri dengan ungkapan “…dalam pengasihan-Mu, kami mohon…”)

U :dengarkanlah permohonan kami. Amin.

 

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan versi Jusuf Kam/Juswantori. Umat berdiri dan bergandengan tangan)

PADUAN SUARA :

- Pk. 06.30 wib : PS KWD Rama B

- Pk. 17.00 wib : Dita & Andang

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Kolose 3:23

- Nyanyian: “Pakailah Seluruh Hidupmu ke Dunia” (PKJ 153:1-2)

- Pengedaran kantong (diiringi instrumen)

- Nyanyian (Umat berdiri) : “Pakailah Seluruh Hidupmu ke Dunia” (PKJ 153:3)

- Doa

 

NYANYIAN: “Tuhan Mengutus Kita ke Dalam Dunia” (PKJ 185:1-5)

(Bait 1: semua, bait 2: perempuan, bait 3: semua, bait 4 : Laki, bait 5: semua, Reff: semua)

PENGUTUSAN

P : Arahkanlah hatimu kepada dunia!

U : Kami mengarahkan hati kepada dunia.

P : Jadilah saksi Kristus di tengah dunia

U : Ini aku, utuslah aku.

P : Terpujilah Allah – Bapa, Anak dan Roh Kudus!

U : Yang tidak pernah memisahkan kami dari kasih-Nya sekarang sampai selama-lamanya.

 

BERKAT

P : Kiranya berkat Allah Sang Pencipta, Sang Penolong Sejati, dan penyertaan Roh Kudus selalu menyertaimu sekarang dan selama-lamanya.

U : (menyanyikan “Haleluya Amin” NKB 225)

 

SAAT TEDUH Umat Duduk

PENUTUP

- Pengkhotbah mengambil Alkitab besar dan menyerahkan kepada Pendamping Pengkhotbah

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

 

Komibdh/gkjjkt/05/18

 

12 May 2018 ,written by Nikimaserika
 


Page 1 of 55